Selasa, 18 Agustus 2009

menggunakan headset bikin telinga berdengung

menggunakan headset bikin telinga berdengu

musik merupakan salah satu cara pmbangkit semangat, musik membuat hidup lebih indah dan yang pasti hari-hari akan semakin berwarna karna musik...
tapi apa jadinya jika musik bikin telinga berdengu? namun itu semua terjadi bukan karna musik melainkan cara kita mendengarkan musik yang salah sehingga mengakibatkan pendengaran jadi ngga begitu tajam lagi...

ini terlihat dari hasil penelitian di Australia yang menemukan sekitar seperempat pengguna headset mengalami gangguan pada pendengaran,masalah seperti ini sering di jumpai pada pengguna headset yang gila-gilaan memutar volume pada salah satu alat pemutar musik seperti Hp, Ipods dan lain sebagainya.
National Acouistic loboratories di sydney meiminta para responden mendengarkan musik dengan volume sebanding dengan perangkat mesin motor (ie:mesin bor). dimana para peneliti menemukan bahwa tingkat dengungan(tinnitus) akan meningkat karna pendengaran tak bisa lagi mengadopsi kebiasaan normal pendengaran mereka.
penelitian tersebut mencatat sekitar 25 % responden cendrung menyetel volume musik dengan headset dalam kapasitas "bising", sebanding dengan tinngkat kebisingan suara-suara pada alat pemotong rumput maupun perangkat bermesin motor,dengan tingkat intensitas rata-rata diatas 85 decibels.
secara hitungan normal,pendengaran normal audiogram-nya orang terletak antara 0 sampai 20 decibels,lebih dari 30 decibels dengan rentang sampai 100 decibels berarti ada gangguan pendengaran.
ukuran intensitas pendengaran normal di catat dalam bentuk audiogram, dimana audiogram yang terletak di antara 30 sampe 40 decibels termasuk gangguan ringan,dari 40 sampai 60 decibels termasuk skala sedang,antara 60 sampai 90 decibels udah termasuk skala berat.
sebagai gambaran,bunyi mesin bor jalanan sama dengan 100 decibels,mesin pesawat terbang 120 decibels sedangkan ruangan yang tenang kira-kira 30 sampai 40 decibels.

*menikmati alunan music disco,menghadiri pesta dansa, bekerja di pabrik,mendengarkan musik sambil berkendara,atau hanya mendengarkan musik dalam kamar,apapun kondisinya jika mengganggu telinga hal tersebut sudah termasuk kategori "kebisingan", ujar professor. Harvey dillon,penggagas penelitian*.
*akan lebih baik mendengarkan musik dengan frekuensi normal,mungkin gangguan ini tak tampak dalam waktu dekat namun tak menutup kemungkinan memicu gangguan yang lebih berat beberapa tahun mendatang.* tambah prof. Dillon (sky/rit)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar